Monday, October 12

.:: Part - IV ::.

He said: "Tetes hujan yang melambai di kaca jendela ia mencari alamat sungai. Aku mencari alamat hatimu. Kutemukan telaga: sebuah genangan sunyi, tanpa ombak tanpa nyanyi, lalu kutenggelam dalam bening puisi. Itulah yang istimewa tentang dirimu, ketika segayung hujan membasuh telapak tanganmu, aku terhanyut di situ, lautan teduh dekapanmu. Maka aku menyamar hujan, memelukmu deras, mencium parasmu dengan kecup rintik yang tak pernah tuntas [Puisi utk kamu nih maupun cuman COPAS , tapi bermakna pada diriku ^^]"

*Kali ini kamu tidak kreatif, scra cuma copas* hahhah..

0 comments:

 
template by suckmylolly.com. flower brushes by gvalkyrie.deviantart.com